Andika Saputra. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Macam-macam penyakit paling berbahaya

  Macam-macam penyakit paling berbahaya

Alzheimer…



Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan, sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua. Karena yang sering terkena penyakit ini adalah orang tua, bermula dari usia 65 tahun. Tetapi orang  pertama yang dikenal terkena Alzheimer ini adalah  wanita pada usia 50 tahun.

Skizofrenia…



Pada penyakit ini penderita biasanya tidak mampu untuk secara logis membedakan antara realitas dan fantasi. Gejalanya mulai liar, delusi, halusinasi, bicara tidak teratur, kurangnya motivasi atau emosi
Skizofrenia merupakan penyakit otak yang timbul akibat ketidakseimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak.
  1. Gejala-gejala Positif
    Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran. Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.
  2. Gejala-gejala Negatif
    Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktivitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara.

Thalassaemia…



Hingga kini, penyakit ini masih belum ditemukan obatnya. Penderitanya di Indonesia sudah mencapai lima ribuan orang. Namun, masih banyak orang yang asing mendengar kata Thalassaemia. Thalassaemia adalah kelainan sel darah merah dan merupakan penyakit bawaan sejak lahir. Kelainan tersebut membuat sel darah merah yang bertugas mengantarkan oksigen ke jaringan tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, sering kali penderita Thalassaemi terlihat pucat dan mudah lemas. Thalassaemia terdiri dari dua tipe, yaitu:
1. Thalassaemia trait atau pembawa sifat (carrier) yang mana penderita tidak mengalami gangguan kesehatan.
2. Thalassaemia mayor yang mengalami gangguan kesehatan dan perlu transfusi darah selama hidupnya. Thalassaemia carrier itu fisiknya terlihat sama seperti orang sehat, beda dengan mayor yang mudah lemas dan terlihat pucat.

Lupus..




Penyakit ini dalam ilmu kedokteran disebut Systemic Lupus Erythematosus (SLE), yaitu ketika penyakit ini sudah menyerang seluruh tubuh atau sistem internal manusia. Penyakit ini adalah kebalikan dari penyakit kanker dan HIV/AIDS. Penyakit ini mengakibatkan overacting terhadap sesuatu yang asing. Jenis penyakit Lupus ini memiliki tiga macam bentuk, yaitu;
1.       Cutaneus Lupus, seringkali disebut discoid yang mempengaruhi kulit.
2.        Systemic Lupus Erythematosus (SLE) yang menyerang organ tubuh seperti kulit, paru-paru, darah, pembuluh darah, jantung, ginjal, hati, otak, dan syaraf.
3.       Drug Induced Lupus (DIL), timbul karena menggunakan obat-obatan tertentu. Setelah pemakaian dihentikan, umumnya gejala akan hilang.
Dan biasanya, orang yang terserang penyakit lupus akan menghindari hal-hal yang dapat membuat penyakitnya kambuh.

Penyakit AIDS…



Acquired Immune Deficiency Syndrome atau disingkat dengan AIDS  adalah gejala infeksi yang timbul karena rusaknya system kekebalan tubuh (alias turunnya kemauan imun tubuh). Virus AIDS ini sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus atau yang sering disebut HIV. HIV itulah yang mengurangi kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan mudah terkena tumor loh, meskipun orang yang terkena HIV  sudah ditangani secara intensif telah memperlambat perkembangan virus, tetapi penyakit ini tidak bisa benar-benar sembuh.
AIDS masih duduk sebagai pembunuh manusia yang paling ampuh, terutama di negara-negara berkembang. Penyakit ini diduga dimulai dari simpanse dan melompat ke manusia. Antar manusia menular melalui hubungan seks dan penggunaan jarum secara bergantian.

Flu Burung..

Penyebab flu burung adalah virus influenza tipe A yang menyebar pada unggas. Dan ternyata tidak hanya unggas saja loh.. virus ini juga mampu menyebar ke mamalia antara lain kucing, anjing, harimau, babi, dan manusia.
Virus ini dapat menular melalui udara ataupun kontak melalui makanan, minuman, dan sentuhan. Tetapi, virus ini bisa mati dalam suhu yang tinggi. Oleh sebab itu, daging, telur, dan hewan harus dimasak matang-matang. Kebersihan diri juga sangat perlu dijaga dengan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan antiseptic.

Gejala-gejala pada unggas biasanya jika ditemukan hewan atau burung yang mati mendadak dan kita dapat melaporkannya kepada pihak otoritas, dan merekalah yang akan membuat dugaan adanya flu burung. Gejala-gejala pada manusia adalah demam tinggi, sesak nafas, dan mungkin sakit perut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar